Minggu, 27 Januari 2019

Operasi Hemorrhoid (Wasir)

Bismillah...
Apa yang terbayang dibenakmu ketika mendengar kata operasi?
Jujur saya takut. Terbayang sakitnya sayatan dan darah merah segar yang mengucur saat operasi saja sudah membuat bulu kuduk saya bergidig. 😬

Bulan pertama tahun 2019. Khaizura Dinka mulai menulis lagi setelah sembelit setahunan lebih. Inilah jawaban misteri obat pencahar yang saya tulis tahun 2016. 😂

Sembelit merupakan suatu kondisi yang sangat tidak mengenakkan, apalagi ketika dialami oleh emak-emak yang lagi hamil muda macam saya ini. Sembelit menahun yang sering saya alami sejak jaman gadis ting-ting mengalami puncak keparahannya pada awal tahun ini. Hemorrhoid Stage 4, yang membuat saya harus memutuskan untuk melakukan operasi sesegera mungkin. 😱

Saya mulai browsing-browsing pengalaman orang yang pernah menjalani operasi ini untuk dapat gambaran biar lebih siap mental. MasyaAllah, ngeri-ngeri sedap euy ceritanya, tentang rasa sakit yang katanya paling sakit diantara operasi-operasi lain, proses penyembuhannya yang sampai sebulan, bla bla bla. Sempat tanya juga ke kenalan yang ibunya pernah menjalani operasi hemorrhoid yang berakhir gagal. What? Bagaimana bisa? Dia berasumsi itu karena dokternya bermasalah tidak profesional mentang-mentang pakai B**S jadi nggak niat. 😨

Tambah downkah mental saya?
Bukan Khaizura Dinka kalau nggak nekat karena memang sudah ada tekad. Sepertinya hanya kemalasan yang mampu membuat saya mundur (Sst... Ini yang selalu bikin saya dan suami perang 😂).

Soal rasa sakit yang katanya lebih sakit dari operasi lain saya nggak bisa membandingkan karena ini adalah operasi pertama saya. In my imagination, rasa sakitnya pasti tidak sesakit saat kita diselingkuhin kali ya Mak. Haha, 😆.
It's okay. InsyaAllah kuatlah kalau cuma nahan sakit.
Soal asumsi penggunaan B**S = tidak profesional. Hmm, kudu cari referensi dokter dan rumah sakit profesional nih untuk rujukan dari Puskesmas.

Setelah menyampaikan niat saya ke suami dan dapat referensi rumah sakit dan konsultasi dengan dokter bedah, tak perlu nunggu waktu lama langsung eksekusi H+2 (melompati libur Ahad).

Alhamdulillah operasi berjalan lancar, opname 3 hari 2 malam dan sekarang masih dalam proses penyembuhan masuk hari ke 14 dari 30 hari. Alhamdulillah ala kulli haal hari ini sudah mulai bisa beraktivitas normal meski masih ada rasa nyeri-nyeri gatelnya. 😁

Tidak perlu saya ceritakan detail proses operasi dan apa yang saya rasakan pasca operasi ya. Kalau mau tau cobain sendiri aja. Hehe, yang pasti nikmat masyaAllah. Jadi lebih banyak bersyukurnya. Nggak pernah terpikir kan bahwa bisa duduk dengan posisi normal dan nyaman itu kenikmatan yang tak tertandingi? Syukuri ya kalau masih bisa merasakannya 😊.

Sepertinya setelah ini Khaizura Dinka harus beneran beresolusi deh biar nggak kumat sembelitnya lagi. Jaga pola makan dan banyak minum air putih, diBABkan tiap hari. Harus lebih banyak baca dan jangan lupa menulis lagi ya biar nggak perlu pakai obat pencahar lagi! Bismillah... 💪😀

nb. Emoticon yang terakhir di atas pinjem lengan suami ya, jangan berpikir saya mengumbar aurat. Hihi 😁

Tidak ada komentar:

Posting Komentar